iGen: Why Today's Super-Connected Kids Are Growing Up Less Rebellious, More Tolerant, Less Happy--and Completely Unprepared for Adulthood--and What That Means for the Rest of Us

Gambar Produk 1
Promo
Terlaris
Rp 10.000 Rp 5.000
Judul: iGen: Why Today's Super-Connected Kids Are Growing Up Less Rebellious, More Tolerant, Less Happy--and Completely Unprepared for Adulthood--and What That Means for the Rest of Us
Penulis: Jean M. Twenge
Penerbit: Atria Books, 2017
Isi: 527 Halaman (25 MB)
Bahasa: Inggris
Format: Ebook EPUB

Dengan kesenjangan antargenerasi yang semakin lebar, para orang tua, pendidik, dan pengusaha memiliki kebutuhan mendesak untuk memahami generasi remaja dan dewasa muda yang sedang naik daun saat ini.

Lahir pada pertengahan tahun 1990-an hingga pertengahan tahun 2000-an, iGen merupakan generasi pertama yang menghabiskan seluruh masa remajanya di era telepon pintar. Dengan media sosial dan SMS yang menggantikan aktivitas lain, iGen menghabiskan lebih sedikit waktu dengan teman-teman mereka secara langsung—yang mungkin berkontribusi pada tingkat kecemasan, depresi, dan kesepian yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Namun, teknologi bukanlah satu-satunya hal yang membuat iGen berbeda dari setiap generasi sebelumnya; mereka juga berbeda dalam cara mereka menghabiskan waktu, cara mereka berperilaku, dan dalam sikap mereka terhadap agama, seksualitas, dan politik. Mereka bersosialisasi dengan cara yang sama sekali baru, menolak tabu sosial yang dulu dianggap sakral, dan menginginkan hal-hal yang berbeda dari kehidupan dan karier mereka. Lebih dari generasi sebelumnya, mereka terobsesi dengan keselamatan, berfokus pada toleransi, dan tidak memiliki kesabaran terhadap ketidaksetaraan.

Saat kelompok anak muda ini tumbuh menjadi dewasa, kita semua perlu memahami mereka: teman dan keluarga perlu menjaga mereka; bisnis harus mencari cara untuk merekrut dan menjual kepada mereka; perguruan tinggi dan universitas harus tahu cara mendidik dan membimbing mereka. Dan anggota iGen juga perlu memahami diri mereka sendiri saat mereka berkomunikasi dengan orang yang lebih tua dan menjelaskan pandangan mereka kepada rekan-rekan yang lebih tua. Karena ke mana pun iGen pergi, maka ke mana pun negara kita—dan dunia akan pergi.