Superforecasting: The Art and Science of Prediction

Gambar Produk 1
Promo
Terlaris
Rp 10.000 Rp 5.000
Judul: Superforecasting: The Art and Science of Prediction
Penulis: Philip E. Tetlock & Dan Gardner
Penerbit: Crown, 2016
Isi: 352 Halaman (2 MB)
Bahasa: Inggris
Format: Ebook EPUB

Setiap orang akan mendapat manfaat dari melihat lebih jauh ke masa depan, entah itu membeli saham, menyusun kebijakan, meluncurkan produk baru, atau sekadar merencanakan makanan untuk minggu ini. Sayangnya, orang cenderung menjadi peramal yang buruk. Seperti yang ditunjukkan profesor Wharton Philip Tetlock dalam sebuah studi penting tahun 2005, bahkan prediksi para ahli hanya sedikit lebih baik daripada peluang. Namun, kesimpulan penting dan kurang dilaporkan dari studi tersebut adalah bahwa beberapa ahli memang memiliki pandangan ke depan yang nyata, dan Tetlock telah menghabiskan satu dekade terakhir untuk mencoba mencari tahu alasannya. Apa yang membuat beberapa orang begitu hebat? Dan dapatkah bakat ini diajarkan?

Dalam Superforecasting, Tetlock dan rekan penulis Dan Gardner menawarkan sebuah mahakarya tentang prediksi, yang memanfaatkan penelitian selama puluhan tahun dan hasil dari sebuah turnamen peramalan besar-besaran yang didanai pemerintah. The Good Judgment Project melibatkan puluhan ribu orang biasa—termasuk seorang pembuat film Brooklyn, seorang pensiunan pemasang pipa, dan seorang mantan penari ballroom—yang berangkat untuk meramalkan peristiwa global. Beberapa relawan ternyata sangat hebat. Mereka telah mengalahkan tolok ukur, pesaing, dan pasar prediksi lainnya. Mereka bahkan telah mengalahkan penilaian kolektif analis intelijen yang memiliki akses ke informasi rahasia. Mereka adalah "peramal super".

Dalam buku yang inovatif dan mudah dipahami ini, Tetlock dan Gardner menunjukkan kepada kita bagaimana kita dapat belajar dari kelompok elit ini. Dengan menggabungkan kisah-kisah keberhasilan peramalan (serangan terhadap kompleks Osama bin Laden) dan kegagalan (Teluk Babi) serta wawancara dengan berbagai pembuat keputusan tingkat tinggi, dari David Petraeus hingga Robert Rubin, mereka menunjukkan bahwa peramalan yang baik tidak memerlukan komputer canggih atau metode yang rumit. Ini melibatkan pengumpulan bukti dari berbagai sumber, berpikir secara probabilistik, bekerja dalam tim, mencatat skor, dan bersedia mengakui kesalahan dan mengubah arah.

Peramalan super menawarkan cara pertama yang terbukti efektif untuk meningkatkan kemampuan kita dalam memprediksi masa depan—baik dalam bisnis, keuangan, politik, hubungan internasional, atau kehidupan sehari-hari—dan ditakdirkan untuk menjadi karya klasik modern.